Jumat, 11 September 2009

Pasangan Aktor Cilik 'Slumdog' Siap Adu Akting dengan Hopkins


DUA aktor belia Slumdog Millionaire, Rubina Ali dan Azharuddin Mohammed Ismail, disebut-sebut akan kembali menjajal dunia akting Hollywood. Kali ini, pemeran Latika dan Salim dalam film peraih Oscar itu, akan beradu peran dengan aktor kawakan Anthony Hopkins dalam film Lord Owen's Lady.

Ali dan Ismail, seperti diberitakan WENN, sudah menandatangani kontrak keterlibatan dalam film tersebut, awal September ini. Sementara, Hopkins masih dalam negosiasi. Meski begitu peluang Hopkins untuk membintangi film tersebut besar kemungkinan akan menjadi kenyataan. 
  
Belum dijelaskan secara rinci peran apa yang akan dimainkan Ali dan Ismail dalam film drama tersebut.  

Kabar keterlibatan kedua bocah Mumbai, India itu, dalam film Lord Owen's Father mulai ramai dibicarakan hanya beberapa hari meninggalnya ayah Ismail, yang wafat karena penyakit TBC pada 4 September lalu. 

"Sangat menyedihkan, padahal ayahnya sangat menginginkan dia (Ismail) bisa melihat anaknya terlibat dalam film kami," ujar produser eksekutif Lord Owen's Martin Pennell kepada The Sun.

Rubina Ali dan Azharuddin Mohammed Ismail berhasil mencuri perhatian ketika terlibat dalam film garapan Danny Boyle. Keduanya merupakan anak kampung dari kawasan kumuh di Mumbai.  

Awal tahun 2009, keduanya juga ikut terlibat dalam film produksi Bollywood, Kal Kisne Dekha. Dalam film tersebut, mereka beradu peran dengan aktor Hollywood Shah Rukh Khan. (vd/kmp)

White House Daya Tarik Kunjungan Wisatawan


APA yang menarik dari Kota Washington DC, ibu kota Amerikat Serikat? Kesan umum, kawasan itu dirancang rapi dengan arsitektur mengacu gaya Eropa abad pertengahan. Lebih dari itu, kota ini juga mencerminkan hasrat untuk mengabadikan sejarah.

"Kami ingin mengunjungi Obama,” kata beberapa pengunjung di depan The White House, Gedung Putih, pada suatu siang yang sejuk akhir Juni. Berjejal di antara ratusan turis lain, lelaki tersebut melongok-longok tempat tinggal resmi presiden Amerika Serikat (AS) itu dari jauh, dari balik jeruji besi pengaman. Barack Obama, yang menjadi Presiden Ke-44 AS, memang punya daya tarik tersendiri.

Wisatawan dari berbagai negara memang penasaran dengan Gedung Putih. Mereka ingin menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana wujud bangunan yang menjadi pusat kekuasaan negara adidaya dan kerap muncul di layar film itu. ”Ternyata, kecil ya,” komentar beberapa turis setelah memelototi gedung itu lama-lama.

Gedung Putih memang tidak terlalu besar, apalagi jika dibandingkan arsitektur kontemporer yang besar-besar. Namun, bangunan hasil rancangan arsitek James Hoban dan dibangun tahun 1792 itu adalah ikon kota, bahkan ikon AS. Brosur resmi terbitan The White House Visitor Center mencatat, gedung itu merupakan bangunan publik tertua di kota itu.

Rumah bergaya georgian itu menjadi tempat tinggal resmi para presiden AS sejak Presiden Kedua AS Johan Adams, tahun 1800. Jadi, selama 200-an tahun lebih, orang-orang nomor satu di negeri itu tinggal di sana, termasuk Barack Obama.

Gedung Putih berdiri di sudut tak jauh dari kawasan terbuka di tengah kota yang biasa disebut National Mall. Dari lapangan terbuka di depan gedung itu, kita bisa melihat The Washington Monument. Ini semacam tugu (obelisk) peringatan untuk mengenang Presiden Pertama AS, George Washington.

Bangunan ini didesain arsitek Robert Mills dan dikerjakan sejak tahun 1848. Bentuknya sederhana, mirip tonggak lurus lancip setinggi 555 kaki lebih atau sekitar 169.294 meter. Berbahan baku marmer, granit, dan batu pasir putih, tugu itu tampak menonjol. Dari seberang Sungai Potomac, monumen itu seperti tonggak putih yang angkuh.

Di salah satu sudut jauh dari National Mall, terdapat bangunan terkenal lain, yaitu The United States Capitol. Gedung yang didirikan tahun 1800-an dengan arsitek William Thornton itu menjadi kantor bagi anggota parlemen AS. Bangunan ini punya kubah besar bergaris di bagian tengah.

Di depan gedung, ada kolam besar. Saat malam hari, air kolam merefleksikan bayangan gedung berhias lampu temaram. ”Walaupun untuk kantor resmi, gedung ini terasa indah,” kata seorang pengunjung perempuan asal Meksiko.

White House, Washington Monument, dan United States Capitol berdiri pada titik segitiga di jantung kota Washington DC. Pada jarak lurus antara Washington Monument dan United States Capitol, terdapat jalur besar yang biasa disebut National Mall. Dari jalur terbuka inilah, para wisatawan leluasa mengamati kota.

Tiga bangunan itu merefleksikan semangat kebangsaan modern AS. White House mewakili kekuasaan eksekutif. United States Capitol mencerminkan ruang kebebasan dari para wakil rakyat. Washington Monument tanda kenangan sejarah bangsa modern yang merdeka tahun 1776 itu.

Tata kota

Di luar soal simbol, ketiga bangunan itu menggambarkan tata kota Washington DC yang rapi. Dari tiga titik itu, menyebar berbagai bangunan, taman, dan jalur-jalur jalan raya. Setiap jalan punya sempadan yang cukup nyaman untuk lalu lintas para pejalan kaki.

Washington DC (singkatan dari District of Columbia) didirikan tahun 1790. Kota pinggir Sungai Potomac ini didesain arsitek Perancis, Pierre Charles L’Enfant, sebagai ibu kota negara. Rancangannya bergaya Eropa abad pertengahan.

Hingga kini, gedung-gedung lama peninggalan masa itu masih terjaga. Bangunan itu rata-rata bergaya neoklasik, georgian, atau gotik dengan tiang-tiang besar dan beberapa ornamen. Namun, bangunan baru cenderung bergaya modern, bebas, meski tetap berangkat dari kebutuhan fungsi. Semua gedung di kota itu tak boleh lebih tinggi dari United States Capitol dan Washington Monument.

Monumen

Menyusuri Washington DC lebih saksama semakin terasa hadirnya banyak bangunan untuk memperingati sejarah atau pahlawan. Lurus di depan The Washington Monument, misalnya, terdapat taman peringatan Lincoln Memorial dan Vietnam Veterans Memorial. Di samping kanan tugu, ada dua taman peringatan lain, yaitu Franklin Delano Roosevelt Memorial dan Thomas Jefferson Memorial. Ketiganya presiden AS yang dikenang dengan berbagai jasa.

Di tengah pertigaan jalan, banyak dibuat taman melingkar. Di situ, berdiri patung-patung para jenderal dari masa-masa peperangan. Beberapa di antara mereka digambarkan naik kuda dengan gagahnya.

Mengamati berbagai bangunan monumen itu, sepertinya kota ini dibuat untuk mengabadikan sejarah, kebanggaan, dan kebesaran AS. Negeri ini serius mengukuhkan sejarahnya lewat sebuah kota.

Sumber : Kompas Cetak

Thailand Incar obson Untuk PD2014


ASOSIASI Sepak Bola Thailand terus berupaya meningkatkan kualitas permainan tim nasionalnya. Karena itu, mereka mencari pelatih dengan kemampuan yang mumpuni sehingga impian untuk tampil di putaran final Piala Dunia 2014 bisa terwujud.

Mantan kapten Inggris Bryan Robson menjadi incaran. Bos Asosiasi Sepak Bola Thailand Worawi Makudi yang mengatakan hal tersebut. Menurutnya, Robson jadi target utama untuk menjadi pelatih baru timnas.

"Kami masih dalam taraf negosiasi. Tetapi pada dasarnya, dia tertarik dan kami pun demikian," ungkap Makudi kepada Reuters.

"Semuanya masih pada level pertama, dan kami sangat berharap bisa memboyong Robson ke Thailand," tambahnya.

Jika terjadi kesepakatan maka Robson, yang kini berusia 52 tahun, akan menggantikan posisi Peter Rei karena pada awal pekan ini mantan gelandang timnas Inggris tersebut sepakat untuk memutuskan kontraknya. Reid menerima alasan Thailand yang tak setuju jika dia melatih di dua tim sekaligus.

Ya, Reid sudah mengajukan proposal agar dia tetap jadi pelatih timnas "Negeri Gajah Putih" itu, tetapi juga diizinkan berperan sebagai asisten manajer untuk klub Premier League Stoke City, yang telah ditanganinya dalam beberapa pekan lalu. Permintaan inilah yang tak mendapat restu dari Asosiasi Sepak Bola Thailand.

Diharapkan, Robson bisa meneruskan sekaligus memperbaiki apa yang sudah dikerjakan Reid selama ini. Dengan demikian, harapan publik negeri tersebut agar timnasnya bisa tampil di Piala Dunia 2014 bisa terwujud.

Nama Robson sudah tak asing lagi. Ketika menjadi pemain, dia 13 tahun memperkuat klub raksasa Inggris Manchester United, dan meraih banyak trofi bergengsi. Bersama "Setan Merah", Robson mendapat dua gelar juara liga, empat Piala FA, dan satu gelar Piala Winners Eropa.

Sementara bersama timnas Inggris, Robson 99 kali tampil, termasuk ketika memperkuat "The Three Lions" di tiga Piala Dunia.

Setelah menggantung sepatu tanda pensiun dari lapangan hijau, Robson tetap berkecimpung di dunia yang telah membesarkan namanya tersebut. Dia menjadi manajer, dan pernah menangani Middlesbrough, Bradford City, West Bromwich Albion, dan terakhir Sheffield United, sebelum keluar pada Februari 2008. (nic/kmp)

Bonus Berlimpa Menunggu Capelo dan Tim Inggris


BONUS besar sudah menanti pelatih Fabio Capello jika ia berhasil membawa Inggris juara dunia 2010. FA menyiapkan dua juta poundsterling atau lebih dari Rp 33 miliar untuk bonus sang pelatih. 

The Times mengungkapkan, saat ini Capello menjadi pelatih termahal di dunia dengan gaji pokok 4,8 juta pounds atau Rp 80 miliar per tahun. Dalam kesepakatannya dengan FA pada Desember 2007, pelatih asal Italia itu akan menerima bonus hampir separuh gaji tersebut jika "The Three Lions" mampu memenangi gelar juara dunia kedua kalinya. 

Jumlah itu bukan akumulasi bonus selama Inggris tampil di Afrika Selatan mulai dari fase grup sampai final. Kontrak tersebut menyebutkan bahwa Capello akan menerima sejumlah imbalan tambahan jika berhasil meloloskan Inggris dari babak kualifikasi. Namun, Capello menolak bonus untuk setiap jenjang turnamen baik itu babak fase gugur, perempat final, maupun semifinal. Bonus baru diberikan jika Inggris memang bisa mencapai babak puncak dan menang.

Selain bonus untuk pelatih, FA juga menyiapkan imbalan kepada pemain-pemain senior Inggris yang sudah membela tim tersebut sejak 2006. David Beckham, John Terry, dan pemain lain bisa mendapatkan tambahan 300.000 pounds asalkan mereka juara. 

Secara total FA akan menggelontorkan 10 juta pounds untuk bonus pemain dan pelatih. Jumlah ini masih sedikit jika dibandingkan pemasukan yang akan mereka dapatkan. Dari sponsor seperti Nationwide, National Express, Carlsberg, dan Umbro, otoritas sepak bola itu bisa mendapatkan pemasukan puluhan juta pounds. Carlsberg, misalnya, baru sepakat dengan kontrak empat tahun senilai 50 juta pounds dengan FA. 

Jika juara, Inggris sudah pasti menerima hadiah dari FIFA. Pada Piala Dunia 2006 lalu, Italia mendapat 16 juta pounds usai menjadi kampiun di Jerman. (nic/kmp)

Capello Larang Pemain Inggris Sering Main Asmara


SEUSAI membawa timnas Inggris ke putaran final Piala Dunia 2010, pelatih Fabio Capello kembali memperingatkan para pemainnya untuk tidak menebar kepuasan. Ia meminta agar pemainnya tak terlalu sering bertemu dengan kekasih mereka pada saat pertandingan nanti. 

Ini bukan pertama kalinya Capello membuat peraturan ketat terhadap para pasukannya. Begitu ditunjuk sebagai pengganti Sven Goran tahun lalu, pelatih asal Italia itu langsung memberlakukan disiplin keras untuk John Terry dkk. Media massa bahkan menyebutnya sebagai diktator dan selalu menunjukkan muka serius di hadapan pemain. 

Hal itu bisa dimaklumi karena Capello tak ingin pemainnya dibuai oleh gaya hidup serba mewah sehingga mengundang gadis-gadis cantik untuk mendekati mereka. Gaya hidup seperti itulah yang dianggap menghancurkan "The Three Lions" dalam kualifikasi Piala Eropa 2008 silam.

Jauh hari sebelum Inggris memastikan diri lolos ke Afrika Selatan, media di sana sudah memberitakan soal tempat penginapan yang akan digunakan Terry dkk di benua Afrika itu. Tempat ini sangat mewah dan pasti akan menyenangkan para pemain dan kekasihnya.

Namun, Capello kembali memberikan ultimatum agar setiap pemain menjauhi senang-senang bersama para wanita, entah itu istri, pacar, atau hubungan tanpa status mereka. Ia hanya memperkenankan pemain bertemu dengan pasangannya pada hari seusai pertandingan, sama seperti yang pernah diterapkan Glenn Hoddle pada Piala Dunia Perancis 1998.

"Tidak, tidak, tidak, benar-benar tidak. Kami di sana untuk bermain, bukan liburan," tegas Capello. 

"Pemain akan punya waktu sehari bersama kekasih atau temannya. Satu hari seusai pertandingan. Itu cukup. Jika kekasih mereka tak datang di hari itu, sebaiknya mereka tinggal di rumah," sambungnya. 

Untuk persiapan Piala Dunia nanti, Inggris akan melakukan sejumlah pertandingan uji coba. Capello merencanakan untuk menantang Brasil pada November mendatang. (nic/kmp)

Makam Mbah Kholil Langganan Pejabat Mencari Berkah



oleh Nabila M. Rahman/ Prima Sp Vardhana 

ALMARHUM Mbah Kolil Bangkalan sangat populer di kalangan para santri ataupun abangan yang ada di Jawa Timur. Selain dikenal sebagai sosok Kyai dengan nama Syaichona Kholil Bin Abdul Latif, yang bijak dalam menyampaikan dakwahnya. Sehingga siapa pun yang mendengar nasehatnya dijamin isi wasiahnya akan lagsung nancep ke sanubari.

Tidak hanya itu, Mbah Kolil juga sangat membumi sebagai seseorang yang diyakini masyarakat memiliki hubungan dengan dunia gaib. Sehingga almarhum memiliki kekuatan linuwih yang dapat memerintah bangsa jin untuk membantu masyarakat atau seseorang yang berharap jabatan di pemerintahan. Kendati ada pejabat yang mampu memberi nasehat tentang dunia gaib dan kemistikan, bahkan beiau juga mampu memberikan idzim (jimat) pada para pejabat Jatim dan Indonesia yang bersedia sowan dan mohon pertolongan. Juga, masyarakat awam yang meminta jimat untuk mencari rezeki dan keselamatan dunia.

Di bulan Ramadhan 1430 Hijriah, para musafir (petualang) dari berbagai daerah banyak mendatangi Pesarean (makam) Syaichona Kholil Bin Abdul Latif di Desa Martajasah, Kecamatan Kota, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur.


"Sejak memasuki bulan suci Ramadhan 1430 H, mereka yang datang ke pesarean umumnya para musafir yang melakukan khataman Al Quran dan berzikir di pesarean itu," kata Pengurus Kantor Pesarean Syaichona Kholil, Mohammad Rawidi Al Sambari.


Kondisi semacam itu jauh berbeda dengan sebelum bulan suci ramadhan, sebab pengunjung sebelum ramadhan adalah para peziaran dari berbagai kota di Indonesia yang datang secara rombongan.


"Bila hari biasa hanya 20 sampai 25 musafir, namun pada bulan puasa meningkat dua kali lipat menjadi 50 orang," ungkapnya.


Aktivitas para musafir dalam mendekatkan diri pada Sang Maha Pencipta itu bermacam-macam. Hal itu sesuai dengan kemampuan dan kepercayaan dari masing-masing musafir itu sendiri.


"Ada yang puasa bisu (tidak berbicara) dan ada juga yang tidak tidur selama 24 jam, sehingga badannya kurus seperti orang sakit ?," ujarnya.


Dalam berkomunikasi, musafir yang puasa bisu dengan orang lain itu memakai bahasa nonverbal atau isyarat. Mereka meyakini hanya dengan cara seperti itu bisa mendekatkan diri pada sang Kholik.


"Untuk urusan makan, bagi para musafir tidak ada masalah, ada saja rezeki dari warga setempat. Misalnya, ada warga yang punya nazar lalu menggelar tumpengan di sini dan dimakan para musafir," ungkapnya.


Lain halnya dengan para peziarah. Sebelum bulan puasa, jumlah peziarah yang datang membeludak, bahkan naiknya sampai empat kali lipat dari hari-hari biasa.


Peziarah yang datang dapat mencapai 100 rombongan dengan setiap rombongan berkisar antara 30 hingga 50 peziarah.


Namun, memasuki minggu pertama bulan suci ramadhan jumlah peziarah yang datang ke sana menurun drastis yakni hanya belasan rombongan dalam sehari.


Para peziarah yang datang tidak hanya berasal dari Pulau Madura, melainkan dari luar Madura seperti Jawa dan Sumatra.




                                                                                              Wapres Jusuf Kalla


Para peziarah yang datang umumnya membaca doa tahlil untuk Syaichona Kholil.


Salah seorang peziarah, Hj Siti Hajar, mengatakan, dirinya datang ke Pesarean Syaichona Kholil bersama keluarganya.


"Saya pergi ke pesarean karena ingin mendapatkan berkah. Saya datang ke sini bersama anak saya untuk mengirim doa pada Mbah Kholil, sebab perjuangan beliau dalam menegakkan agama Islam pantang menyerah," katanya.


Menurut dia, dirinya sengaja berkunjung ke pesarean minggu pertama di bulan suci ramadhan, sebab pada awal bulan puasa biasanya peziarah yang datang tidak terlalu banyak, melainkan relatif sepi.


"Kami sengaja datang ke sini sekarang, karena kami mencari hari yang sepi. Jika menjelang puasa dan menjelang hari raya akan banyak peziarahnya. Saya 'kan sudah tua sehingga tidak kuat berdesak-desakan dengan peziarah lain," ucapnya.


Diperkirakan, peziarah akan kembali meningkat memasuki hari ke-15 di bulan ramadhan hingga H-2 Hari Raya Idul Fitri, sesuai dengan kebiasaan pada tahun-tahun sebelumnya.


"Setelah itu, pengunjung kembali normal dengan angka 30 hingga 50 rombongan," ucapnya.


Salah seorang keturunan Syeh Moh Kholil, KH Imam Buchori Cholil, mengatakan, pesarean tersebut dari dulu sudah ramai dikunjungi para peziarah, mulai orang biasa, tokoh masyarakat, hingga pejabat negara.


Bahkan, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla, juga pernah melakukan ziarah ke Pesarean Syaikhona Kholil, saat mencalonkan diri sebagai Presiden pada Pilpres 2009.


"Peziarah yang datang ke pesarean tidak hanya dari kalangan masyarakat biasa, tapi pak Jusuf Kalla pernah ziarah ke sini," ucap Imam.


Bagi para peziarah yang datang ke pesarean Syaichona Kholil diminta mematuhi segala aturan yang ada untuk menjaga kesopanan di areal pesarean.


"Bagi para peziarah diharapkan mematuhi seluruh aturan yang ada. Itu dilakukan untuk kepentingan bersama," katanya.




                                                                                                                           Dongkrak Ekonomi


Keberadaan Pesarean Syaichona Kholil bisa mendongkrak perekonomian masyarakat setempat, karena warga sekitar bisa berjualan mulai dari makanan hingga berbagai souvenir khas Madura.


"Keuntungan yang mereka kantongi dari hasil berdagang lumayan besar. Jika ramai mereka bisa mendapatkan untung antara Rp100 ribu hingga Rp150 ribu per hari," kata seorang penjual souvenir, Maimunah.


Namun, bila sepi, penghasilan bersih yang mereka raih hanya Rp20 ribu hingga Rp30 ribu.


"Kalau seperti sekarang ya sepi. Dalam sehari, saya hanya mengantongi uang Rp20 ribu saja, tapi kalau ramai bisa mendapatkan Rp125 ribu dalam sehari," katanya.


Menurut dia, dagangannya laku keras menjelang hari raya dan menjelang bulan puasa, sebab peziarah yang mengunjungi Pesarean Syaichona Kholil membeludak.


"Ya, cukuplah untung segitu bisa dibuat biaya anak sekolah dan untuk tambahan kebutuhan hidup sehari-hari, " ucapnya.


Menurut cacatan Pemkab Bangkalan, Pesarean Syaichona Kholil merupakan satu dari delapan tempat wisata yang ada di wilayah yang selama ini paling banyak didatangi pengunjung.


Tempat wisata religi itu termasuk tempat wisata bersejarah, karena Syaichona Kholil sendiri merupakan tokoh ulama yang dikenal getol menyebarkan agama Islam di Madura.


Figur Syaichona Kholil dikenal sebagai ulama berpengaruh pada zamannya. Belum ada sumber resmi yang menyebutkan, kapan tokoh ulama karismatik itu dilahirkan, tapi Syaichona Kholil dikenal sebagai pemimpin ulama di Madura dan Jawa.


Bahkan, ia merupakan guru dari Hadratussyeikh KH Hasyim Asy'ari asal Jombang, kakek dari mantan Presiden RI, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).


Dalam buku yang ditulis Mujammil Qomar, ia juga dianggap salah seorang pelopor dan memiliki andil besar beridirnya organisasi Islam terbesar di Indonesia yakni Nahdlatul Ulama (NU).


Selain memiliki peran yang sangat penting dalam proses pendirian NU, Syaichona Kholil Bangkalan juga dianggap sebagai bapak spiritual NU karena juga berperan dalam menumbuhkan tradisi tarekat di Madura. (bil/nta)


Rabu, 09 September 2009

Satu Milimeter yang Menyelamatkan Massa


PEMBALAP Felipe Massa telah menempuh ribuan kilometer sebagai pebalap F1. Namun, hanya karena selisih jarak satu milimter, ia tidak jadi kehilangan kariernya di dunia balap.

Massa yang merupakan pebalap tim Ferrari ini mengalami cedera terhantam potongan mobil di bagian wajah saat kualifikasi GP Hungaria, Juli lalu. Sampai saat ini, ia tengah menjalani terapi pemulihan dan diperkirakan sudah dapat berlomba musim depan. Dalam waktu dekat, Massa akan menjalani operasi untuk menanam lempengan platinum menutup tulang di kepalanya.

"Saat ini saya baik-baik saja. Saya hanya membutuhkan operasi untuk menutup lubang di kepala karena tulangnya telah hancur sama sekali," kata pebalap berusia 28 tahun ini. "Manusia normal dapat menerima ini tanpa masalah. Namun, sebagai pebalap, pemulihan seusai kecelakaan biasanya berlangsung lebih sulit."

"Saya akan pergi ke Eropa, menggunakan simulator (lomba) dan mencoba mengendarai gokart. Baru setelah itu saya tahu, apakah saya sudah siap untuk tampil kembali," lanjut runner-up tahun lalu di belakang Lewis Hamilton ini.

Massa mengatakan bahwa selalu keberuntungan-keberuntungan di balik peristiwa kecelakaan yang dialaminya. "Saya tentunya sial saat potongan itu menghantam wajah saya," kata Massa. "Namun, semua dokter mengatakan bahwa saya masih beruntung karena, bila potongan itu bergeser satu milimeter saja, saya akan menjadi buta. Bergeser satu milimeter ke kiri, saya tidak tahu, mungkin saya mengalami cedera otak."

Massa juga mendesak perlunya perbaikan pada sistem pengaman, apalagi jika mengingat kecelakaan yang menimpa pebalap muda Inggris, Henry Surtees. "Kita butuh perbaikan. Mungkin tidak perlu sampai menutup kokpit, tetapi tentunya harus ada cara untuk mencegah ketika kepala Anda akan terhantam roda (yang terlepas)," kata Massa.

Namun, Massa tidak ragu mengatakan bahwa ia akan berlomba kembali. "Hal paling buruk adalah apabila saya tidak bisa berlomba kembali. Istri saya sudah berulang kali menanyakan, apakah saya yakin mau kembali (berlomba)? Tidak, berlomba adalah satu hal yang paling saya inginkan." (nic/kpo)

Selam Sidoarjo Rencanakan Pindah Kolam Latihan


PENGCAB POSSI (Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia) Sidoarjo terus mematangkan persiapan menuju Porprov II/2009 di Malang pada 5-10 Oktober mendatang. Rencananya pemusatan latihan yang selama ini digelar di Kolam Renang Kebon Agung, Sukodono, akan pindah ke Kolam Renang Tirta Krida, Juanda. 

Alasan pemindahan itu karena tempat latihan yang lama tidak memenuhi standar. Ukuran kolam renang di Kebon Agung hanya 25 x 10 meter. Padahal, nomor yang dipertandingan minimal adalah 50 meter. ''Melihat kondisi itu, kami tengah berencana untuk boyongan ke Tirta Krida,'' kata Gede Rumayasa, sekum POSSI Sidoarjo. 

Menurut Gede, kolam renang Tirta Krida memiliki ukuran yang standar. ''Bisa dibayangkan, ketika kami berlatih nomor 50 meter di Kebon Agung, catatan waktu para atlet pasti lebih lama karena butuh waktu untuk berputar setelah menempuh 25 meter,'' ujarnya. 

Di Porprov mendatang, Pengcab POSSI Sidoarjo menyiapkan 10 atlet terbaiknya. Terdiri dari lima atlet pria dan lima wanita. Melihat prestasi para penyelam tersebut dalam beberapa bulan terakhir, Gede optimistis bakal membawa pulang setidaknya empat medali emas. ''Sampai saat ini KONI belum memberikan target. Tapi, kami optimistis paling tidak empat emas bisa didapat,'' katanya. 

Di ajang Piala Walikota Surabaya yang digelar Mei lalu, Sidoarjo yang mengirimkan 24 atlet berhasil membawa pulang 16 emas, 14 perak, dan 11 perunggu. Sedangkan di kejuaraan provinsi, Sidoarjo menyabet 14 emas, 6 perak, dan 12 perunggu.  (nic/jap)

Selasa, 08 September 2009

Taufik Masih Pantas Perkuat Indonesia di SEA Games


KETUA PB Djarum Kudus FX Supandji berpendapat, Taufik Hidayat masih pantas masuk skuad bulu tangkis Indonesia untuk SEA Games XXV di Laos, 9-18 Desember. Tenaga mantan pemain Pelatnas Cipayung itu masih sangat dibutuhkan, terutama untuk menghadapi pesaing utama di Asia Tenggara, Malaysia.

"Saya kira Taufik masih bisa diandalkan untuk memimpin tim bulu tangkis Indonesia karena bagaimanapun juga penampilan Taufik lebih stabil dibandingkan pemain lainnya," kata Supandji, Selasa (8/9).

Apalagi, tambahnya, tim bulu tangkis Malaysia bakal diperkuat pemain-pemain papan atas dunia Lee Chong Wei dan Wong Choong Han (tunggal putra), kemudian Thailand memiliki tunggal putra Boonsak Ponsana yang juga bisa menjadi ganjalan Indonesia untuk mengulang prestasi SEA Games 2007 Thailand.

"Saya tidak meremehkan pebulu tangkis lainnya, seperti Simon Santoso, Sonny Dwi Kuncoro, dan Tommy Sugiarto, tetapi saya melihat penampilan Taufik lebih konsisten dibandingkan mereka," katanya.

Ketika ditanya sejak Januari 2009, pebulu tangkis asal Jawa Barat tersebut sudah tidak berada di pelatnas. Dia mengatakan tidak masalah karena ini untuk kepentingan yang lebih besar, yaitu negara.

"PB PBSI bisa memanggil Taufik untuk membela Indonesia pada pesta olahraga multievent antarnegara Asia Tenggara di Laos mendatang," katanya.

Kalau untuk nomor ganda putra, kata dia, cukup dengan pebulu tangkis yang ada di pelatnas saja karena pasangan Ryan Sukmawan/Jonathan Suryatama dan Markis Kido/Hendra Setiawan masih bisa mengatasi pasangan Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon dan Choong Tan Fook/Lee Wan Wah.

Tentang target Indonesia untuk menyapu tujuh medali emas bulu tangkis SEA Games mendatang, dia mengaku optimistis. Menurutnya, peluang untuk tunggal putra ada di tangan Taufik, tunggal putri Maria Kristin, ganda putri bisa pasangan Gresya Polii/Nitya Krishinda atau Meliana Jauhari/Shendy Puspa Irawati, atau Gresya Polii/Lita Nurlita.

Kemudian ganda putra yang berpeluang adalah pasangan Kido/Hendra, sedangkan ganda campuran pasangan Nova Widianto/Lilyana Natsir.

Pada SEA Games 2007 Thailand, Indonesia menyapu tujuh medali emas yang disediakan, masing-masing lima nomor perorangan (tunggal putra-putri, ganda putra-putri, dan campuran) kemudian beregu putra dan beregu putri.

Untuk nomor perorangan, medali emas disumbangkan oleh Taufik, Maria Kristin, Kido/Hendra, Vita Marissa/Liliyana Natsir, dan Vita Marissa/Flandy Limpele. Sementara dua medali emas lainnya diperoleh dari nomor beregu putra dan putri.

Nama-nama tim pelatnas SEA Games 2009 adalah Sony Dwi Kuncoro, Simon Santoso, Tommy Sugiarto, Markis Kido, Hendra Setiawan, Bona Septano, Mohammad Ahsan, Nova Widianto, dan Devin Lahardi (putra).

Kemudian Maria Kristin, Adriyanti Firdasari, Aprilia Yuswandari atau Linda Weni Fanetri, Greysia Polii, Nitya Krishinda, Shendy Puspa Irawati, Meiliana Jauhari, Liliyana Natsir, dan Lita Nurlita (putri). (bud/kpo)

Menkumham Lantik Pejabat Eselon II

#Atase KBRI Singapura Pimpin Kanim Kelas I Surabaya#

oleh Prima Sp Vardhana




TRIBUN, Jakarta - Sejalan dengan realisasi dari kebijakan meningkatkan kinerja organisasi, baik melalui pemberdayaan organisasi maupun melalui sumber daya manusia yang ada dalam organisasi dan pemberian reward serta punishment kepada pejabat dan pegawai dilingkungan Departemen Hukum dan HAM. Diperlukan suatu pembaharuan yang komprehensif.

Demikian Menteri Hukum dan HAM RI, Andi Mattalatta dalam pidato pelantikan pengangkatan dan alih tugas para pejabat eselon II dilingkungan Departemen Hukum dan HAM RI di Auditorium Badan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia(BPSDM) Departemen Hukum dan HAM RI, Selasa (8/9).

Para pejabat yang mengalami pengangkatan dan alih tugas itu adalah Drs. M. Amar Cho, SH., M.Si, Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi yang dipromosikan sebagai Kepala Biro Kepegawaian Departemen Hukum dan HAM RI, jabatan Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi diisi DR. Muhamad Indra, SH., MH yang sebelumnya sebagai Kepala Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Jawa Barat.

Pelantikan juga disertakan bagi pejabat yang berprestasi di bidang pelayanan publik yaitu Djoni Muhammad, SH, Kepala Kantor Imigrasi Surabaya yang berhasil mendapatkan ISO 9001:2000 dari SGS UNITED KINGDOM Ltd atas Pelayanan Paspor RI. Demikian pula Penganugerahan "Piala Citra Pelayanan Prima" yang diberikan Presiden Republik Indonesia, kepada Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Surabaya "sebagai Unit Pelayanan Publik yang berkinerja Sangat Baik".

Atas prestasinya itu Djoni Muhamad, SH diangkat sebagai Direktur Dokumen Perjalanan, Visa dan Fasilitas Keimigrasian pada Direktorat Jenderal Imigrasi. Posisi DjoniMuhammad diisi oleh Kabul Priyono, SH., MH yang sebelum bertugas di Atase Imigrasi pada Kedutaan Besar Republik Indonesia di Singapura.

Pejabat lain yang alih tugas kepada beberapa pejabat eselon II antara lain Danny Hamdani Kusumapradja, SH., M.Hum Kepala Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Kalimantan Timur dengan Jabatan baru Kepala Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Jawa Barat, Ajat Sudrajat Havid, SH., MBA Kepala Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Kepulauan Riau dengan jabatan baru Kepala Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Kalimantan Timur, Drs. I Gede Widiartha, MH Kepala Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Lampung dengan jabatan baru KepalaKantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Kepulauan Riau, Bambang Irawan SE Direktur Dokumen Perjalanan, Visa dan Fasilitas Keimigrasian pada DirektoratJenderal Imigrasi dengan jabatan baru Kepala Kantor Wilayah Departemen Hukumdan HAM Riau.

Sedangkan Lukman Bratamidjaja, SH, MH Kepala Kantor Wilayah DepartemenHukum dan HAM Jambi dengan jabatan baru Kepala Pusat Pengkajian danPengembangan Departemen Hukum dan HAM RI, Drs. Burmawi, MM Kepala DivisiAdministrasi pada Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Banten dengan jabatanbaru Kepala Divisi Administrasi pada Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAMJawa Barat, L.S Juhara Noor Kepala Kantor Imigrasi Khusus Medan dengan jabatanbaru Kepala Divisi Keimigrasian pada Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAMBali, Tonny Marthin Hukom, SH Kepala Divisi Keimigrasian pada Kantor WilayahDepartemen Hukum dan HAM Maluku Utara dengan jabatan baru Kepala DivisiKeimigrasian pada Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Kalimantan Barat,Drs. Mahadi Utama Kepala Bidang Intelijen, Penindakan dan Sistem Informasi Keimigrasian pada Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM D.I Yogyakarta denganjabatan baru Kepala Divisi Keimigrasian pada Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Maluku Utara,

Adapun Darmawan Daud, SH Kepala Divisi Keimigrasian pada Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Gorontalo dengan jabatan baru Kepala Divisi Keimigrasian pada Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Drs. Daud Afifi, SH., MH Kepala Bagian Bina Sikap Mental pada Biro Umum Sekretariat Jenderal Departemen Hukum dan HAM dengan jabatan baru Kepala Kepala Divisi Keimigrasian pada Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Gorontalo, Dirman Sukardi, SH.,MH Kepala Kantor Imigrasi Klas I Khusus Batam dengan jabatan baru Kepala Divisi Keimigrasian pada Kantor Wilayah Departemen Hukum dan HAM Riau, Drs. Bambang Supadiono, SH., MH Kepala Kantor Imigrasi Klas I Jakarta Pusat dengan jabatan baru Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan.

Selain itu, Drs. Ibrahim Saleh, SH., MM Kepala Sub Direktorat Visa pada Direktorat Perjalanan, Visa dan Fasilitas Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi dengan jabatan baru Kepala Kantor Imigrasi Klas I Khusus Batam, dan Drs. Sugiyo, MM Kepala Sub Direktorat Operasi Intelijen Keimigrasian pada Direktorat Intelijen Keimigrasian Direktorat Jenderal Imigrasi dengan jabatan baru sebagai Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pusat di Tanjung Pinang Kepulauan Riau.

Upacara pelantikan yang berlangsung secara khidmat, dipimpin langsung oleh Menkumham, Andi Mattalatta dan juga dihadiri oleh Pejabat eselon I, dan Pejabat teras di lingkungan Dep.
Hukum dan HAM RI serta para undangan. (v)